Rabu, 04 Januari 2012

Arsitekture E-Commerce



Pengertian E-Commerce secara umum adalah Terjadinya transaksi antara pihak-pihak dengan pertukaran barang, jasa atau informasi karena adanya medium elektronik (internet) dalam proses mekanisme perdagangan tersebut. E- commerce pada website tokojualbeli.com terdapat barang yang diperjual belikan dengan sistem pembayaran online. setelah pelanggan memesan terlebih dahulu dengan melihat barang via elektronik. setelah itu terjadinya kesepakatan antara pelanggan dengan toko online, maka transaksi dilanjutkan dengan memberikan no rekening bank bank tertentu untuk proses pembayaran terhadap toko online tersebut. setelah itu barang dikirimkan ke alamat pelanggan setelah mencantumkan alamat setelah adanya proses traansaksi. dan pelanggan meminta no paket pengiriman barang ke tokoonlie sebagai adanya bukti telah terjadinya pengiriman barang ke alamat si pelanggan.

Kerangka kerja perencanaan konseptual dimana aplikasi bisnis dan teknologi informasi didesain sebagai arsitektur terpadu dari sistem perusahaan yang mendukung inisiatif bisnis strategis dan proses bisnis lintas fungsi. Arsitektur dasar dari aplikasi web tokojualbeli.com adalah arsitektur clientIserver. Artinya pemrosesan aplikasi ini dijalankan melibatkan kedua sisi yakni sisi mesin server pusat dan sisi clien.






Selasa, 06 Desember 2011

Manajemen Kontrol Keamanan pada System

Tujuan pengontrolan adalah untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan. Properti Sistem Yang Memberikan Keamanan Sebuah system harus mempunyai tiga property (sifat), yaitu :
  • Integritas, system akan mempunyai integritas bila ia berjalan menurut spesifikasinya. Perancang system berusaha untuk mengembangkan system yang mempunyai integritas fungsional, yaitu kemampuan untuk melanjutkan operasi, apabila salah satu atau lebih dari komponennya tidak berjalan.
  • Audibilitas, ia akan bersifat audible jika ia memiliki visibilitas dan accountability (daya perhitungan). Bila system memiliki audibilitas maka mudah bagi seseorang untuk memeriksa, memverifikasi atau menunjukkan penampilannya.
  • Daya kontrol, daya kontrol memungkinan manajer untuk menangani pengerahan atau penghambatan pengaruh terhadap system. Teknik yang efektif untuk mendapatkan daya kontrol system ini adalah dengan membagi system menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah.

Work Breakdown Structure (WBS) pada Pengembangan Aplikasi Sistem Pakar pada Kerusakan Notebook

Memahami Work Breakdown Structure (WBS) dan lingkup pekerjaan adalah langkah pertama dalam menyusun rencana proyek. Pembahasan yang akan saya lakukan, saya khususkan pada proyek Penulisan Ilmiah, lebih khusus lagi proyek Pengembangan Aplikasi Sistem Pakar pada Kerusakan Notebook
Dalam manajemen proyek, kita mengenal istilah Work Breakdown Structure (WBS). WBS adalah diagram pohon yang dipakai sebagai alat bantu untuk memecah pekerjaan besar menjadi sub-sub pekerjaan yang lebih kecil. Dalam Work Breakdown Structure dikenal istilah WBS level 1, level 2, level 3, dst. Semakin dalam level WBS, semakin detail rincian pekerjaannya.
WBS system diciptakan untuk mempermudah proses penyusunan rencana proyek. Setiap detail pekerjaan dibuatkan planingnya masing-masing, kemudian detail planing tersebut dikonsolidasi menjadi planing untuk keseluruhan proyek. Jadi penyusunan rencana proyek pada umumnya dilakukan secara bottom up, dimulai dari yang detail (bottom) kemudian digabungkan menjadi overall project planing.
Dalam Proyek Pengembangan Aplikasi Sistem Pakar pada Kerusakan Notebook dibagi menjadi beberapa tampilan pengguna, yaitu tampilan halaman untuk pengguna (user)
Berikut adalah contoh Work Breakdown Structure untuk sebuah proyek
Pengembangan Aplikasi Sistem Pakar Kerusakan Notebook


Ada beberapa macam bentuk dasar dari WBS yang digunakan dalam proyek tersebut, yaitu :
1. Linear
Linear merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut. Struktur ini menampilkan satu demi satu tampilan layar secara berurut menurut urutannya dan tidak diperbolehkan adanya percabangan. Tampilan yang dapat ditampilkan adalah satu halaman sebelumnya atau satu halaman sesudahnya.
2. Hirarki
Struktur hirarki merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu. Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai Master Page atau halaman utama. Halaman utama ini akan mempunyai halaman percabangan yang dikatakan Slave Page atau halaman pendukung. Jika salah satu halaman pendukung diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama Master Page, halaman utama kedua. Pada struktur penjejakan ini tidak diperkenankan adanya tampilan secara linear.
3. Non Linear
Pada struktur non linear diperkenankan membuat penjejakan bercabang. Percabangan ini berbeda dengan percabangan pada struktur hirarki. Pada navigasi non linear walaupun terdapat percabangan tetapi tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan yang sama tidak ada pada master page dan slave page.
4. Campuran (Composite)
Struktur penjejakan campuran merupakan gabungan dari ketiga struktur sebelumnya, dan pada proyek ini menggunakan bentuk Campuran pada setiap masing-masing halaman pengguna.
Dengan adanya WBS dapat menggambarkan secara garis besar isi dari seluruh aplikasi dan menggambarkan bagaimana hubungan dari aplikasi secara menyeluruh.

Literatur :
http://internetmarketing.bregasnatural.com/
http://ayunajolie.blogspot.com/.......................

wsilfi.staff.gunadarma.ac.id/.............................
ajiew.staff.gunadarma.ac.id
http://www.gegeochy.co.cc









<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

Rabu, 12 Oktober 2011

Bentuk Telematika : E-Commerce

Bentuk Telematika : E-Commerce


DEFINISI E-COMMERCE


E-commerce merupakan prosedur berdagang atau mekanisme jual-beli di internet dimana pembeli dan penjual dipertemukan di dunia maya. E-commerce juga dapat didefinisikan sebagai suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“.

E-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan).

Proses yang ada dalam E-commerce adalah sebagai berikut :

  1. Presentasi electronis (Pembuatan Web site) untuk produk dan layanan.

  2. Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan.

  3. Otomasi account Pelanggan secara aman (baik nomor rekening maupun nomor Kartu Kredit).

  4. Pembayaran yang dilakukan secara Langsung (online) dan penanganan transaksi.


JENIS E-COMMERCE
E-Commerce dapat dibagi menjadi beberapa jenis yang memiliki karakteristik berbeda-beda.

  1. Business to Business (B2B)

  2. Business to Business eCommerce memiliki karakteristik:

    1. Trading partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki

Minggu, 08 Mei 2011

SevenElevenn belanja dan cafee


Tidak semua tempat market atau tempat belanja mempunyai kafe, dan tidak semua kafee mempunyai tempat belanja yang nyaman dan enak buat sekedar ngumpul ngumpul. disini di Seven7eleven pengunjung yang belanja bisa langsung mencoba makanan yang dibelinya dengan disediakan tempat buat ngumpul dan ngobrol nbobrol bersama teman, sahabat, maupum pacar maupun keluarga tercinta. seveneleven hadir di negara Eropa, Amerika, Korea, China, Indonesia, Singapure dan juga Malaysia. olek karena makanan yang disajikan ditempat cafe na terdiri dari makanan junk food atau makanan siap sajii dan minuman yang berbentuk softdrink. harga nya pun bervariasi dari cukup muraah buat para mahasiswa dari mulai 5000 keatass, seven7eleven pun mempunyai beberapa cabang di jakarta seperti di daerah tebet. menteng san senayaan jadi sangat pas buat kawula muda untuk sekedar hangout bersama sama.

SevenElevenn belanja dan cafee